by

Tracing Babinsa Koramil 0810/02 Bagor Bersama Team Tracing Pukesmas Pada Kelaurga Terkonfirmasi Pisitif

Nganjuk – Bintara Pembina Desa (Babinsa) menjadi ujung tombak TNI AD untuk memutus penyebaran Covid-19 di tanah air. Sinergi dengan jajaran terkait baik bersama Polri, pemerintah daerah bahkan Satgas Penanggulangan Covid-19 terus dilakukan.

Menindaklanjuti instruski dari Panglima TNI, jajaran Koramil 0810/02 Bagor Kodim 0810/Nganjuk turut mengerahkan Babinsa untuk terjun di tengah masyarakat. Salah satunya ditunjukkan Babinsa Koramil 0810/01 Nganjuk Pelda Masjuki bersama petugas Puskesmas setempat untuk melacak kontak erat atau tracing dari warga yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Desa Selorejo Kec. Bagor Kab. Nganjuk.

Danramil 0810/02 Bagor Kapten Inf Hardi mengatakan tracing menjadi hal wajib bagi Satgas Penanggulangan Covid-19 dalam rangka memutus mata rantai penularan Virus Corona. Namun sayangnya tidak semua warga bersedia menjalani tes swab atau rapid antigen guna memastikan terkonfirmasi positif Covid-19 atau tidak.

“Oleh sebab Babinsa dilibatkan melibatkan dalam kegiatan tracing. Babinsa bisa membantu tim dalam mengevakuasi warga terkait perlunya mengikuti tes swab maupun rapid antigen,” terang Danramil, Sabtu (28/08/2021).

Danramil tak memungkiri memang tidak semua masyarakat mau menerima kenyataan telah menjalin kontak erat dengan warga yang terkonfirmasi positif Covid-19. Tak jarang warga merasa sehat dan tetap tak mengalami gejala sedikitpun walau pernah berada dekat dengan penderita Covid-19.

“Padahal ini yang berbahaya, warga merasa sehat atau tidak apa-apa namun sebenarnya ia juga berpotensi tertular positif Covid-19. Banyak dijumpai kasus positif Covid-19 namun tanpa gejala, ini yang harus diwaspadai,” jelas Danramil.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed