by

Babinsa Desa Babadan Pace Tracing Putus Mata Rantai Penularan Covid-19

 

Nganjuk – Babinsa Koramil 0810/12 Pace Serda Gugur Santoso bersama petugas Puskesmas setempat untuk melacak kontak erat atau tracing dari warga yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Desa Babadan Kec. Pace Kab. Nganjuk. Rabu (25/08/2021)

Danramil 0810/12 pace Kapten Inf Priyo mengatakan tracing menjadi hal wajib bagi Satgas Penanggulangan Covid-19 dalam rangka memutus mata rantai penularan Virus Corona. Namun sayangnya tidak semua warga bersedia menjalani tes swab atau rapid antigen guna memastikan terkonfirmasi positif Covid-19 atau tidak.

“Oleh sebab Babinsa dilibatkan melibatkan dalam kegiatan tracing. Babinsa bisa membantu tim dalam mengevakuasi warga terkait perlunya mengikuti tes swab maupun rapid antigen,” terang Danramil.

Danramil tak memungkiri memang tidak semua masyarakat mau menerima kenyataan telah menjalin kontak erat dengan warga yang terkonfirmasi positif Covid-19. Tak jarang warga merasa sehat dan tetap tak mengalami gejala sedikitpun walau pernah berada dekat dengan penderita Covid-19.

“Padahal ini yang berbahaya, warga merasa sehat atau tidak apa-apa namun sebenarnya ia juga berpotensi tertular positif Covid-19. Banyak dijumpai kasus positif Covid-19 namun tanpa gejala, ini yang harus diwaspadai,” jelas Danramil.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed