oleh

Buntut TMMD,  Dishub Banyumas  Perhatikan  Tikungan Maut Gibod Cikawung

BANYUMAS  –  Berkat pelaksanaan TMMD di Petahnan,  Dinas Perhubungan Kabupaten Banyumas,  akhirnya merespon aduan masyarakat dan  memsang  road barrier beton, di tikungan maut gibod. Tepatmnya , di tanjakan/turunan ekstrim di wilayah Desa Cikawung yang berbatasan dengan Semedo.

 

Tampak Kasi Rekayasa Lalu Lintas Dishub Banyumas, Taryono, sedang melakukan pengukuran lokasi pemasangan barrier, di dua titik tikungan gibod. Minggu pagi (2/8/2020).

 

Dijelakannya, barrier beton yang akan dipasang adalah setinggi 80 sentimeter dan lebarnya 1 meter. “Target pemasangan adalah, untuk titik atas sebanyak 13 buah, sementara tikungan bawah sebanyak 25 buah,” bebernya.

 

Sementara disampaikan Babinsa Semedo, Koramil 15 Pekuncen, Kodim 0701 Banyumas, Serka Joko Arif Nugroho, untuk rata-rata kecelakaan yang terjadi di tikungan gibod adalah motor matic yang mengalami gagal fungsi pengereman saat menuruni Desa Semedo dari Desa Wisata Petahunan. ”Jadi ini ada hubungannnya dengan TMMD Petahunan,” jelasnya.

 

Selain mengamankan para pengendara kendaraan bermotor, upaya tersebut juga untuk mengamankan para petani penyadap/penderes getah karet dan pinus yang ada di bawah tikungan gibod.

 

Untuk kecelakaan terakhir, menimpa sepasang suami istri asal Kecamatan Tonjong, Kabupaten Brebes, yang masuk ke jurang di tikungan gibod pada hari penutupan TMMD Reguler 108 Kodim 0701 Banyumas di Desa Petahunan (29/7/2020). (Ags)

Komentar